Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari tentang bagaimana bahasa digunakan dalam konteks sosial dan budaya. Dalam ilmu pragmatik, bahasa tidak hanya dipandang sebagai simbol atau kode, tetapi juga sebagai media komunikasi yang sangat kompleks yang dapat mencerminkan keadaan sosial, budaya, dan psikologis penggunanya.
Pragmatik dan Kegunaannya
Pragmatik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Dalam konteks pragmatik, orang yang berbicara memahami bahwa setiap kata atau kalimat yang diucapkan akan memiliki dampak yang berbeda pada pendengarnya. Pragmatik juga membantu dalam memahami maksud dan tujuan dari komunikasi, serta membantu dalam menciptakan kesepakatan dan kerja sama antar individu atau kelompok.
Source: bing.comAspek Pragmatik dalam Bahasa
Beberapa aspek pragmatik dalam bahasa meliputi:
- Situasi komunikasi – Konteks sosial dan budaya tempat komunikasi terjadi.
- Maksud komunikasi – Tujuan dari komunikasi di dalam situasi tertentu.
- Hubungan antara pengguna bahasa – Derajat hubungan antara pembicara dan pendengar.
- Strategi komunikatif – Cara-cara yang digunakan dalam komunikasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
- Presuposisi – Asumsi-asumsi yang dibuat oleh pembicara dan pendengar dalam komunikasi.
Contoh Pragmatik dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh-contoh pragmatik dalam kehidupan sehari-hari meliputi:
- Menyapa seseorang – Cara menyapa seseorang sangat bergantung pada hubungan antara pembicara dan pendengar. Misalnya, menyapa teman dengan “Halo, apa kabar?” akan berbeda jika menyapa atasan dengan “Selamat pagi, Pak/Bu.”
- Menggunakan bahasa tubuh – Bahasa tubuh juga dapat mencerminkan situasi komunikasi dan hubungan antara pembicara dan pendengar. Misalnya, senyum dan kontak mata menunjukkan keakraban dan kepercayaan.
- Mengucapkan terima kasih – Mengucapkan terima kasih dapat mencerminkan apresiasi dan penghargaan. Namun, cara mengucapkannya juga dapat berbeda-beda tergantung pada situasi dan hubungan antara pembicara dan pendengar.
Pragmatik dalam Perbedaan Bahasa dan Budaya
Pragmatik juga membantu dalam memahami perbedaan antara bahasa dan budaya. Setiap bahasa dan budaya memiliki aturan dan norma tersendiri dalam penggunaan bahasa. Misalnya, dalam budaya Jepang, dianggap sopan untuk tidak langsung mengungkapkan keinginan atau pendapat. Oleh karena itu, dalam bahasa Jepang, terdapat banyak ungkapan yang berfungsi untuk mengungkapkan keinginan secara tidak langsung.
Memahami pragmatik dapat membantu dalam menghindari kesalahpahaman dan konflik antar budaya. Dalam konteks globalisasi, penting bagi kita untuk dapat memahami perbedaan dalam penggunaan bahasa dan budaya agar dapat berkomunikasi dengan efektif dan membangun kerja sama yang baik dengan orang dari berbagai latar belakang.
Kesimpulan
Pragmatik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari tentang penggunaan bahasa dalam konteks sosial dan budaya. Memahami pragmatik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Pragmatik membantu dalam memahami maksud dan tujuan dari komunikasi, serta membantu dalam menciptakan kesepakatan dan kerja sama antar individu atau kelompok. Memahami pragmatik juga dapat membantu dalam menghindari kesalahpahaman dan konflik antar budaya.
