Siapa yang tidak kenal dengan kisah Shadrach, Meshach, dan Abednego yang terkenal dalam Alkitab? Ketiga tokoh ini dikenal sebagai orang yang mempertahankan kepercayaan mereka kepada Allah meskipun harus menghadapi api yang menyala-nyala. Dalam artikel ini, kita akan fokus pada Abednego dan arti dari namanya dalam Alkitab.
Sejarah Abednego
Abednego adalah salah satu dari tiga orang Ibrani yang dicampakkan ke dalam tungku api oleh Raja Babel Nebukadnezar karena menolak untuk menyembah patung emas yang dibuat oleh raja. Namun, keajaiban terjadi ketika mereka keluar dari dalam tungku api dengan selamat, tanpa sehelai rambut pun terbakar. Kejadian ini menjadi bukti kuasa Allah dan memperkuat iman orang-orang Ibrani.
Sebelumnya, Abednego memiliki nama asli Azariah, yang berarti “Allah membantu”. Namun, setelah mereka dipindahkan ke Babel dan diberi nama baru oleh penguasa Babel, Abednego artinya menjadi “hamba dewa Nebo”.
Makna Nama Abednego
Secara harfiah, Abednego artinya “hamba dewa Nebo” atau “hamba kebijaksanaan”. Nebo sendiri adalah dewa kebijaksanaan dalam agama Babel. Namun, tentu saja, penggunaan nama ini oleh Abednego bukanlah untuk menyembah dewa Babel, melainkan untuk mempertahankan identitas dan kepercayaannya sebagai orang Ibrani.
Abednego merupakan nama yang memiliki makna kuat tentang kesetiaan dan keteguhan iman. Meskipun menghadapi ancaman yang nyata, Abednego dan dua rekannya memilih untuk tidak mengkhianati Allah dan prinsip-prinsip kepercayaan mereka. Selama berabad-abad, kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi tantangan dan kesulitan dalam hidup mereka.
Kesimpulan
Arti nama Abednego dalam Alkitab memiliki makna yang kuat tentang kesetiaan dan keteguhan iman. Meskipun nama ini memiliki asal-usul yang berasal dari agama Babel, Abednego dan dua rekannya memilih untuk mempertahankan identitas dan kepercayaan mereka sebagai orang Ibrani. Kisah ini menjadi bukti kuasa Allah dan menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.
